The Party-Goers
Kali ini saya mencoba mengawali tulisan saya ini tidak dengan pertanyaan. Tidak juga dengan keresahan dan kegelisahan. Mungkin ini dapat disebut keheranan yang terkontrol. Semester yang lalu, saya mengikuti mata kuliah Etnografi Wilayah Eropa dari program studi Antropologi. Alasannya simpel; saya harus memenuhi tuntutan SKS dan tidak ada mata kuliah lain yang paling saya minati. Sejujurnya, itu kali pertama bagi saya untuk sekelas dengan teman-teman jurusan lain di kampus saya. Sebelumnya, sih, pernah. Tapi itu kelas tari yang notabene memang pada beda kelas. Nah kalau ikut kelas dari jurusan lain, saya merasa seperti tamu. Gara-gara sering melihat orang-orang luar jurusan saya yang duduk di dalam kelas dengan muka tertekuk. Hehe. Kelas etnografi sangat menarik bagi saya yang seumur...