Andaikan Saya Berbohong
Dulunya saya adalah penggemar novel-novel picisan. Katakanlah karya-karya ‘sampingan’ Abdullah Harahap dan Mira W. Bahkan novel-novel Agnes Jessica di awal-awal kepenulisannya. Kalau saya sudah bosan dengan bahasa yang kurang nendang, sekalian saya pindah jalur dengan membaca teenlit , chic-lit , dan metropop . Dari yang khas anak SMA dengan strata sosial dan gendernya, hingga pertentangan hati seorang jomblo menawan di masa matangnya yang tidak mungkin tidak dihiasi ciuman dan pelukan membara. Saya bahagia dulu bisa membaca semua jenis karya seperti itu. Tidak pernah terbayangkan sedikitpun dalam hidup saya untuk akhirnya melabeli karya-karya seperti itu dengan kostum-kostum tertentu seperti; picisan, wangi, dan lain sebagainya. Kini saya sudah mulai mengerti beberapa hal saja, d...